69
tahun sudah bangsa indonesia merdeka, ini berarti kalau dihitung dengan usia
manusia pada umumnya, umur 69 tahu adalah umur yang sudah cukup senja. Akan
tetapi sesenja itukah bangsa indonesia saat ini?. 69 tahun kemerdekaan yang
disandang bangsa indonesia terasa hampa, kenapa? karena seolah kemerdekaan yang
diraih 69 tahun silam oleh para pejuang kemerdekaan disia-siakan begitu saja
oleh generasi penerusnya. Sungguh tragis bila melihat putera-puteri bangsa kita
termakan oleh hasutan setan, menjadikan mereka penghancur dan bukan penerus
tanah air tercinta yang diperjuangkan oleh para gerilyawan kemerdekaan 1984
silam, mampukah bangsa ini mengembalikan
jati diri bangsa yang saat ini dirusak oleh penerusnya
sendiri?mampukah kita mempertanggungjawabkannya kepada para pembela bangsa yang
telah gugur?
Pemuda-pemudi
bangsa adalah cerminan pribadi sebuah negeri, baiknya mereka berarti baiknya
sebuah negeri, hancurnya mere berarti sebuah tanda akan kehancuran sosok
kokohnya bangsa. Negeri tercinta kita butuh uluran tangan dari pemuda dan
pemudinya saat ini, sadarkah kalian disaat kalian berbuat anarki sesungguhnya
bangsa ini meneteskan air mata, tahukah kalian disaat kalian bakar
gedung-gedung sesungguhnya negeri ini tersayat atas tindakan keji kalian.
mampukah kalian memperjuangkan kesucian bangsa ini, seperti perjuangan para
pahlawan untuk tanah air ini?
Marilah
kita berkaca dan teriakkan dalam hati “mari kita kembalikan jati diri bangsa
yang saat ini hilang”, kobarkan dalam jiwa kalian keinginan untuk
mempertahankan kesucian bangsa ini, mari bersama menjunjung tinggi nilai-nilai
sebuah bangsa yang luhur. Kebersamaan untuk mengembalikan jati diri bangsa saat
ini adalah keharusan mutlak bagi pemuda dan pemudi negeri ini.
